Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2005

Al-Quran tercinta

davidian

Dalam sebuah seminar keislaman yang diadakan oleh sebuah organisasi islam di Yogyakarta, salah seorang pemakalah yang konon berfikiran liberal memegang Al-Quran dengan kedua jarinya dan mengatakan “Siapa yang berani menjamin bahwa Al-Quran yang saya pegang ini benar-benar berasal dari Allah?”. Pada kesempatan lain dalam sebuah diskusi, seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi Islam mengatakan bahwa Al-Quran tidak sempurna karena masih perlu ditafsirkan. Ada pula seorang cendekiawan muda muslim menulis bahwa Al-Quran yang kita baca sekarang ini baru disusun dan dibakukan pada abad ke-20.
Isu seperti ini dilontarkan dalam bentuk “wacana” yang dalam arti lain secara samar-samar berarti tidak memerlukan tanggung jawab secara ilmiah.
Jika dilacak lebih jauh pemikiran-pemikiran seperti ini adalah by-product dari frame work kajian para orientalis terhadap islam. Kajian-kajian orientalis yang berlindung dibawah “kajian ilmiah” yang disusupi dengan agenda tertentu telah menjadi daf…

AKU HANYA INGIN SHOLAT

davidian

Salim, nama anak itu. Rumahnya di dekat masjid.
Hampir setiap hari ia selalu bermain di halaman
masjid yang memang lumayan luas. Sebenarnya
umurnya jauh lebih tua dariku, mungkin saat ini
sudah menginjak 25 tahun, namun ia tidak tumbuh
layaknya pemuda normal. Kelainan mental yang
dideritanya sejak bayi membuatnya masih seperti
anak kecil.

Malangnya, nama Salim sering dipakai ibu-ibu untuk
menakuti anak-anaknya yang bandel. Padahal sampai
saat ini tak pernah ada seorangpun yang
disakitinya. Setiap pagi Salim membantu Jidan,
pemuda penjaga masjid, untuk memunguti daun-daun
yang gugur di halaman, tak jarang pula ia ikut
membuang sampah itu ketempat pembuangan di samping
masjid. Seperti dua orang sahabat, Jidan selalu
bahagia dibantu olehnya, meski tak banyak yang
bisa ia kerjakan.

Ketika selesai dengan tugas mereka, Jidan
menghidangkan teh panas dan beberapa gorengan
untuk sarapan mereka berdua. Tak ada kata malu,
jijik atau apalah dalam hati Jidan ketika sarapan
bersamanya. Deng…

KATA KATA KASAR

davidian

KATA-KATA KASAR

Saya menabrak seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat.
"Oh,maafkan saya" adalah reaksi saya. Ia berkata,
"Maafkan saya juga;Saya tidak melihat Anda."
Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat sopan.

Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal.
Namun cerita lainnya terjadi di rumah,
lihat bagaimana kita memperlakukan orang-orang yang kita kasihi,
tua dan muda.
Pada hari itu juga, saat saya tengah memasak makan malam,
anak lelaki saya berdiri diam-diam di samping saya.
Ketika saya berbalik, hampir saja saya membuatnya jatuh.
"Minggir," kata saya dengan marah. Ia pergi, hati kecilnya hancur.

Saya tidak menyadari betapa kasarnya kata-kata saya kepadanya.
Ketika saya berbaring di tempat tidur, dengan
halus Tuhan berbicara padaku, "Sewaktu kamu berurusan dengan
orang yang tidak kau kenal, etika kesopanan kamu gunakan, tetapi
anak-anak yang engkau kasihi, sepertinya engkau perlakukan dengan
sewenan…

IMAM AL-GHOZALI BERTANYA

davidian

Pertanyaan Imam Al-Ghozali


Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan
murid-muridnya. Lalu Imam Al Ghozali bertanya,
pertama,"Apa yang paling dekat dengan diri kita di
dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab
orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam
Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar.
Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "Mati".
Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang
bernyawa pasti akan mati.

Lalu Imam Ghozali meneruskan pertanyaan yang
kedua. "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia
ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab negara
Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu
Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban
yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang
paling benar adalah "masa lalu". Bagaimanapun
kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa
kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus
menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang
dengan perbuatan yang sesuai dengan ajar…

renungan ttg IBU

davidian

Suatu hari seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Dia bertanya

kepada Tuhan : "Para malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau
akan

mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana, saya

begitu kecil dan lemah"?



Dan Tuhan menjawab, "Saya telah memilih satu malaikat untukmu. Ia
akan

menjaga dan mengasihimu."



"Tapi disini, di dalam surga, apa yang pernah saya lakukan hanyalah

bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya untuk berbahagia."



"Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari. Dan
kamu

akan merasakan kehangatan cintanya dan menjadi lebih berbahagia."



"Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara
kepadaku

jika saya tidak mengerti bahasa mereka ?"



"Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah

yang pernah kamu dengar; dan dengan penuh kesabaran dan perhatian,
dia

akan mengajarkan bagaimana cara kamu berbicara."



"Da…

fyi

davidian

Kadang kita ga menyadari kalo suatu kebiasaan akan merugikan kita sendiri.

Sekali lagi mengenai kebiasaan :D

"MENJEPIT GAGANG TELEPON"

Tonjolan tulang dapat memutuskan saluran
pembuluh darah dan memicu stroke. Peringatan
berikut ini mungkin perlu di perhatikan benar oleh
para sekretaris, operator, konsultan, dokter dan
para karyawan yang sering menggunakan telepon.

Ingat, janganlah terlampau sering melepaskan
gagang telepon dari tangan anda dan
meletakkannya di antara pundak dan telinga,
sementara tangan melakukan aktivitas lain.
Konon, perilaku semacam itu bisa menyebabkan
stroke. Demikian dikemukakan seorang ahli syaraf
asal Perancis pada Jurnal Kesehatan beberapa
waktu lalu.

Seorang psikiater yang biasa berbicara lewat
telepon yang terjepit di telinga kiri dan pundaknya
lebih dari satu jam, dilaporkan menderita stroke
ringan. Kejadian nahas itu terjadi akibat adanya
tonjolan tulang yang memutuskan saluran
pembuluh nadi. Menurut tim dokter yang m…

RENUNGAN

davidian

Semoga ada manfaatnya...

Beri satu detik
sepasang mata tuk menatap
sebelum tertutup rapat
selamanya

Beri satu detik
sepasang tangan tuk beramal
sebelum bersedekap
selamanya

Beri satu detik
sepasang kaki tuk mendekatiNya
sebelum membujur
selamanya

Beri satu detik
mulut ini tuk berdoa,membaca ayat-ayatMu , ya Allah
gigi dan lidah bernyanyi dzikir
sebelum tergagap menjawab
siapa Tuhanmu?

Beri satu detik
otak ini tuk fikirkanMu,hapalkan ayat-ayatMu
hati ini tuk mengakuiMu
sebelum terlambat sadar atau terlupa
apa agamamu?
siapa pelindungmu?
padahal sudah di dalam kubur...

Beri satu detik yaa Rabb

waktu laksana pedang,
jika kamu tak memanfaatkannya
maka ia akan menebasmu

waktu pada hari-hari kita
bagaikan daun yang gugur dari tangkai nya
jatuh melayang menuju tanah
tak kan kembali ke dahan nya

akan ada angin semilir
yang memberinya petualangan sejenak
sebelum jatuh dan lapuk

sadarlah,
pada tiap detik yg dilalui
hari kemarin tak kembali
hidup di dunia hanya sekali

we only have one wa…

renungan

davidian

Timur Lenk menghadiahi Nasrudin seekor keledai.
Nasrudin menerimanya dengan senang hati. Tetapi
Timur Lenk berkata, "Ajari keledai itu membaca.
Dalam dua minggu, datanglah kembali ke mari,
dan kita lihat hasilnya."

Nasrudin berlalu, dan dua minggu kemudian ia
kembali ke istana. Tanpa banyak bicara, Timur
Lenk menunjuk ke sebuah buku besar. Nasrudin
menggiring keledainya ke buku itu, dan membuka
sampulnya.

Si keledai menatap buku itu, dan tak lama mulai
membalik halamannya dengan lidahnya. Terus
menerus, dibaliknya setiap halaman sampai ke
halaman akhir. Setelah itu si keledai menatap
Nasrudin.

"Demikianlah," kata Nasrudin, "Keledaiku sudah
bisa membaca."

Timur Lenk mulai menginterogasi, "Bagaimana
caramu mengajari dia membaca?"

Nasrudin berkisah, "Sesampainya di rumah, aku
siapkan lembaran-lembaran besar mirip buku, dan
aku sisipkan biji-biji gandum di dalamnya. Keledai
itu harus belajar membalik-balik halaman untuk…

renungan

davidian

Orang Jepang sejak lama menyukai ikan segar. Tetapi tidak banyak ikan yang
tersedia di perairan yang dekat dengan Jepang dalam beberapa dekade ini.

Jadi untuk memberi makan populasi Jepang, kapal-kapal penangkap ikan
bertambah lebih besar dari sebelumnya. Semakin jauh para nelayan pergi,
semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk membawa hasil tangkapan itu ke
daratan. Jika perjalanan pulang mencapai beberapa hari, ikan tersebut
tidak
segar lagi. Orang Jepang tidak menyukai rasanya. Untuk mengatasi masalah
ini, perusahaan perikanan memasang freezer di kapal mereka. Mereka akan
menangkap ikan dan langsung membekukannya di laut.

Freezer memungkinkan kapal-kapal nelayan untuk pergi semakin jauh dan
lama.
Namun, orang Jepang dapat merasakan perbedaan rasa antara ikan segar dan
beku, dan mereka tidak menyukai ikan beku. Ikan beku harganya menjadi
lebih
murah. Sehingga perusahaan perikanan memasang tangki-tangki penyimpan ikan
di kapal mereka. Para nelayan akan menangkap i…

renungan

davidian

Tanda2 kiamat.



1) Penaklukan Baitulmuqaddis
Dari Auf b. Malik r.a. katanya,Rasulullah s.a.w telah bersabda:
"Aku menghitung 6 perkara menjelang hari kiamat." Baginda menyebutkan salah 1) diantaranya, iaitu penaklukan Baitulmuqaddis." - Sahih Bukhari

~ dah mulai kan?...

(fyi, hari ini kaum militan Yahudi sedang berusaha mengepung dan membakar masjid Al Aqsa. Palestina sedang mempertahankan. Mari kita berdoa beroda utk kejayaan dan kemuliaan Islam)

2) Zina bermaharajalela.
"Dan tinggallah manusia2 yang buruk, yang seenaknya melakukan persetubuhan seperti himar (keledai). Maka pada zaman mereka inilah kiamat akan datang." - Sahih Muslim

~ Dah tampak kan?...

3) Bermaharajalela alat musik.
"Pada akhir zaman akan terjadi tanah runtuh, rusuhan & perubahan muka."
Ada yang bertanya kepada Rasulullah; "Wahai Rasulullah bila hal ini terjadi?" Baginda
menjawab; "Apabila telah bermaharajalela bunyian (musik) …

RENUNGAN

davidian

1 tamparan untuk 3 pertanyaan

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanah
air.
Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari
seorang
guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.
Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang
kiyai.

Pemuda : Anda siapa Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan
saya?
Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab
pertanyaan anda.

Pemuda : Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar
tidak
mampu menjawab pertanyaan saya.
Kiyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.

Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan:
1.Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan kepada saya
2.Apakah yang dinamakan takdir
3.Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang
dibuat
dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki
unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba kyai terse…